Soal Jawaban

Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka PAUD SD SMP SMA Tahun 2022 – KEPO GADGET

Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka PAUD SD SMP SMA Tahun 2022

Amongguru.com. Berikut ini adalah aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka untuk jenjang PAUD SD SMP SMA Tahun 2022.

ADVERTISEMENT

Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka PAUD SD SMP SMA Tahun 2022 ini dapat digunakan satuan pendidikan untuk membantu pembuatan laporan hasil belajar peserta didik pada Kurikulum Merdeka.

Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka ini terbagi dalam dua jenis rapor, yaitu Rapor Intrakurikuler dan Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila.

Pelaporan hasil penilaian atau asesmen Kurikulum Merdeka dituangkan dalam bentuk laporan kemajuan belajar, yang berupa laporan hasil belajar (rapor). Rapor Kurikulum Merdeka disusun berdasarkan pengolahan hasil Penilaian.

Laporan hasil belajar pada Kurikulum Merdeka paling sedikit memberikan informasi mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik. Satuan pendidikan memiliki keleluasaan untuk menentukan mekanisme dan format pelaporan hasil belajar kepada orang tua/wali.

Pelaporan hasil belajar disampaikan sekurang-kurangnya pada setiap akhir semester. Selain itu, satuan pendidikan menyampaikan rapor peserta didik secara berkala melalui e-rapor/dapodik.

Rapor Kurikulum Merdeka dapat disesuaikan berdasarkan struktur kurikulum masing-masing jenjang. Deskripsi capaian kompetensi peserta didik berisi informasi tentang kompetensi yang sudah dicapai dan kompetensi yang perlu ditingkatkan. Deskripsi ditulis menggunakan kalimat positif dan memotivasi.

Untuk melengkapi pelaporan, satuan pendidikan dapat juga menambahkan bentuk laporan lainnya, seperti portofolio, diskusi/konferensi, pameran karya, dan skill passport.

Aplikasi Rapor Laporan Hasil Belajar Kurikulum Merdeka

Pengolahan dan pelaporan hasil asesmen untuk rapor Kurikulum Merdeka dilakukan dengan memanfaatkan hasil formatif dan sumatif. Terdapat dua jenis data, yaitu data hasil asesmen yang berupa angka (kuantitatif) serta data hasil asesmen yang berupa narasi (kualitatif).

Pengolahan hasil asesmen dalam bentuk angka (kuantitatif) didasarkan hanya pada hasil asesmen sumatif, sementara asesmen formatif berupa data atau informasi yang bersifat kualitatif, digunakan sebagai umpan balik untuk perbaikan pembelajaran sekaligus sebagai bahan pertimbangan menyusun deskripsi capaian kompetensi.

Also Read:  faktor yang tidak mempengaruhi persebaran flora dan fauna adalah - Kepo Gadget

Laporan hasil belajar paling sedikit memberikan informasi mengenai pencapaian hasil belajar peserta didik. Pada PAUD, selain memuat informasi tersebut, laporan hasil belajar juga memuat informasi mengenai pertumbuhan dan perkembangan anak.

Baca : Teknik Pelaksanaan Pembelajaran Diferensiasi Kurikulum Merdeka

Satuan pendidikan perlu melaporkan hasil belajar dalam bentuk rapor. Laporan hasil belajar hendaknya bersifat sederhana dan informatif, dapat memberikan informasi yang bermanfaat dan kompetensi yang dicapai, serta strategi tindak lanjut bagi pendidik, satuan pendidikan dan orang tua untuk mendukung capaian pembelajaran.

Pada PAUD, laporan hasil belajar dapat juga ditambahkan informasi tentang tumbuh kembang anak. Dalam format laporan terakhir, selain laporan ketercapaian CP, ada juga informasi tentang tinggi dan berat badan anak, kepemilikan NIK serta refleksi orang tua tentang perkembangan anak.

Rapor peserta didik PAUD minimal meliputi komponen:

1. Identitas peserta Didik,

2. Nama satuan pendidikan,

3. Kelompok usia,

4. Semester,

5. perkembangan dan pertumbuhan anak,

6. Deskripsi perkembangan capaian pembelajaran, dan 7. Refleksi orang tua.

Komponen rapor peserta didik SD/MI, SMP/ MTs, SMA/MA, dan SMK/MAK atau sederajat minimal memuat informasi mengenai:

1. Identitas peserta didik,

2. Nama satuan pendidikan,

3. Kelas,

4. Semester,

5. Mata pelajaran,

6. Nilai,

7. Deskripsi,

8. Catatan guru,

9. Presensi, dan

10. Kegiatan ekstrakurikuler.

Pada SD/MI, SMP/MTs, SMA/MA dan SMK/MAK atau sederajat, satuan pendidikan dan pendidik memiliki keleluasaan untuk menentukan deskripsi dalam menjelaskan makna nilai yang diperoleh peserta didik.

Baca : Format Rapor Laporan Hasil Belajar SD SMP SMA Kurikulum Merdeka

Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka yang dibagikan ini berformat Excel, sehingga mudah untuk digunakan. Anda tinggal memasukkan nilai yang akan diolah dan selanjutnya aplikasi akan melakukan mengolah secara otomatis.

Also Read:  Fitur pada Google yang dapat digunakan guru dan siswa sebagai ruang belajar virtual adalah? - Kepo Gadget

Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka ini dapat digunakan untuk Jenjang PAUD, SD, SMP dan SMA (Fase A, B, C, D dan E). Aplikasi ini juga sudah disesuaikan dengan Kepmendikbudristek Nomor 56/M/2022 dan Keputusan KBTSAP Nomor 009/H/KR/2022.

Silakan unduh Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka jenjang PAUD, SD, SMP, dan SMA pada tautan berikut ini.

Aplikasi Rapor Intrakurikuler Kurikulum Merdeka – Unduh

Aplikasi Rapor Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila – Unduh

Demikian yang dapat dibagikan mengenai Aplikasi Rapor Kurikulum Merdeka PAUD SD SMP SMA Tahun 2022. Semoga bermanfaat.

 

Demikianlah artikel kali ini tentang Soal Jawaban. Terimakasih telah mengunjungi website kami, jika berkenan mohon bagikan link agar orang lain dapat merasakan manfaatnya ya sahabat Kepo Gadget.

Related Articles